Home Berita Puting Beliung Terjang Kabupaten Malang, Puluhan Pohon Tumbang

Puting Beliung Terjang Kabupaten Malang, Puluhan Pohon Tumbang

13
0
Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (19/02/2022) , akibatnya banyak pohon menimpa kios pedagang Dan beberapa mobil ringsek (photo: aga, dolah)

ijtimalang.com, KAB. MALANG – Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (19/02/2022). Akibat kejadian ini puluhan pohon bertumbangan serta menyebabkan sejumlah ruko dan kios pedagang kaki lima hancur tertimpa pohon.

Plt Kasi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengatakan angin puting beliung terjadi saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kepanjen sekitar pukul 14. 00 WIB. Selang beberapa menit kemudian angin mengamuk dan merobohkan sejumlah pohon.

“Pohon tumbang juga merusakkan sejumlah kios pedagang kaki lima pertokoan dan dan rumah warga dijalan penarukan kepanjen, sedangkan hujan sendiri berawal sekitar pukul 14. 00,” ungkap Nanang.

Hujan deres disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu (19/02/22) di wilayah Kepanjen, mengakibatkan Sejumlah pohon tumbang Dan menimpa kios pedagang Dan beberapa mobil ringsek (pho: aga, dolah)

Menurut Nanang, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut meskipun sejumlah kios porak poranda tertimpa pohon beringin. “Kios makanan itu pas tutup. Sehingga tidak sampai ada korban jiwa. Kalau biasanya ya buka,” katanya.

Hingga saat ini, petugas BPBD Kabupaten Malang dibantu Muspika Kepanjen masih melakukan pembersihan sejumlah lokasi pohon tumbang. Beberapa ruko dan rumah warga di Jalan Penarukan juga terlihat rusak akibat tertimpa pohon yang tumbang.

Selain itu, pohon yang tumbang melintang di ruas jalan alternativ yang menghubungkan Malang – Blitar. Dari data yang dikumpulkan, tercatat ada sekitar 13 pohon besar yang tumbang.(aga,abd).

Previous articleJalin Sinergitas, Polres Malang Gelar Ngopi Bersama Media
Next articleTantangan Era Digital, Pekerja Migran Indonesia Diajak Untuk Tempuh Kuliah