Home Berita Mahalnya Harga Telur, Apakah Peternak Untung?

Mahalnya Harga Telur, Apakah Peternak Untung?

76
0

ijtimalang.com, MALANG — Meski harga telur ayam kembali mengalami kenaikan. Tak serta merta para peternak ayam petelur, juga meraup untung. Seperti yang dirasakan peternak di kawasan Wonokoyo Kota Malang. Pasalnya meski harga telur naik, biaya produksi di peternakan juga membengkak karena harga pakan ayam yakni konsentrat dan jagung yang juga mengalami kenaikan.

Dani Uluf Suwanda, salah satu peternak ayam petelur mengatakan bahwa seharusnya dengan naiknya harga telur ayam, peternak mendapatkan untung berlipat, namun kenyataannya hal tersebut tidak sepenuhnya tepat. Menurut Dani, penyebab kenaikan harga telur ini selain kenaikan harga pakan juga berkurangnya populasi ayam petelur.

Dani menambahkan, sejak harga telur naik drastis, serapan pasar juga berkurang. Di kandang miliknya, ayam petelur milik Dani bisa menghasilkan 5 Kwintal telur ayam setiap hari.

Namun sejak kenaikan harga telur dari 5 kwintal telur hanya 4 Kwintal telur saja yang bisa terserap pasar. Agar telur di kandang bisa habis Dani harus bekerja ekstra untuk mencari pembeli baru selain pelanggan lama yang rutin mengambil telur di kandangnya.

“Kalo pas mahal gini permintaan berkurang, jadi stok di kandang sendiri juga masih banyak,” Terang Dani.

Saat ini, harga telur di tingkat peternak Rp 27 ribu perkilogram, sedangkan di tingkat konsumen mencapai 30 ribu rupiah perkilogram. Peternak sendiri mengakui, harga tersebut memang cukup tinggi. Karena itulah, peternak berharap ada solusi dari Pemerintah agar harga telur bisa kembali normal. (Dedik Prasetyo)

Previous articleUMM Penuhi Kebutuhan DUDI Melalui CoE
Next articleSoal Kenaikan Harga Pertalite, Presiden: Hitung Betul Sebelum Diputuskan