Home Berita Bantuan Langsung Tunai Kompensasi Harga BBM Mulai Dicairkan

Bantuan Langsung Tunai Kompensasi Harga BBM Mulai Dicairkan

55
0

IJTIMALANG.COM – Pemerintah Kota Malang mulai mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM kepada masyarakat, mulai dicairkan. Masing masing warga menerima uang tunai sebanyak Rp 500 ribu, sebagai kompensasi atas pencabutan subsidi bahan bakar minyak. Dari data Pemkot Malang, ada sebanyak 16 ribu warga lebih yang mendapat bantuan langsung tunai ini.

Pencairan blt ini dilakukan di kantor pos pusat, yang terletak di jalan Merdeka Selatan Kota Malang, pada kamis pagi (8/9/2022). Pada pencairan ini, dilakukan di tiga loket, yang memisahkan masyarakat sesuai kecamatan asal penerima bantuan.

BLT yang diterima warga yakni Rp 150 ribu per bulan. Kompensasi kenaikan bbm yang dicairkan kali ini, merupakan bantuan yang diberikan untuk dua bulan, yakni bulan September dan bulan Oktober. selain BLT untuk kompensasi bbm, warga juga menerima BLT sembako, sebesar 200 ribu rupiah untuk bulan September. Total masing masing warga, dalam proses pencairan BLT bulan ini adalah Rp 500 Ribu.

“Hari ini ada penyaluran blt bbm dan sembako untuk.Bulan september di tiga kecamatan yakni klojen, blimbing dan kedungakndang. Secara keseluruhan yang mendapatkan blt sebanyak 16.151 KK. ” Ujar Penny Indriani, Kepala Dinas Sosial Kota Malang.

Di Kota Malang sendiri, sebanyak 16.151 warga penerima bantuan ini. Pencairanpun dijadwalkan dilakukan selama dua hari/ yakni pada Kamis dan Jumat besok.

Sementara itu, Warga penerima blt mengaku. Pencairan BLT ini cukup membantu ditengah imbas kenaikan harga bbm, yang membuat harga kebutuhan pokok ikut melonjak.

“Merasa terbantu dengan adanya blt ini. Nantinya dibuat untuk keperluan sehari hari. Harapannya kedepan tetap ada blt, karena harga harga sudah pada naik. Ink baru kali pertama mendapat blt setelah bbm naik.” Ungkap Titik, salah satu warga.

Kenaikan harga bbm memiliki efek domino terhadap sejumlah harga kebutuhan lainnya, di Kota Malang. Harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik sejak pemerintah menaikkan harga bbm bersubsidi. (Simon Alfredo)

Previous articleSemakin Gencar Blusukan Desa, Bapenda Menyapa Optimis Penuhi Target Wajib Pajak
Next articleBerusaha Dahului Truk, Penumpang Roda Dua Jatuh dan Meninggal