Home Berita Pemkot Malang Dorong Masyarakat Beralih Ke Televisi Digital

Pemkot Malang Dorong Masyarakat Beralih Ke Televisi Digital

63
0
wakil walikota malang, Sofyan Edi Jarwoko saat memberikan arahan kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) tentang migrasi siaran televisi analog menuju digital (pho:humas Pemkot malang)

ijtimalang.com, KOTA MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mendorong Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Malang melakukan sosialisasi program Analog Switch Off (ASO) atau migrasi siaran televisi analog menuju digital kepada warga Kota Malang. Dorongan ini sebagai langkah Pemkot Malang mensukseskan program ASO yang digagas pemerintah pusat.

“Yang sekarang perlu kita dukung bersama-sama adalah program dari pemerintah yang sedang melakukan suatu persiapan dan langkah-langkah strategis mengubah sistem penyiaran analog ke digital. Ini akan penting, karena ini bagian dari peningkatan kualitas layanan di bidang penyiaran,”kata Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, di Malang, Rabu ( 02/03/2022).

Menurut Edi, sosialisasi migrasi siaran dari televisi analog ke digital oleh KIM dinilai strategis, mengingat KIM merupakan mitra pemerintah yang dibentuk oleh masyarakat, sebagai saluran informasi antara pemerintah dengan masyarakat. Untuk itu, KIM berperan aktif dalam menyebarluaskan berbagai informasi, program, kegiatan serta kebijakan pemerintah yang wajib diketahui masyarakat luas.

Dia menjelaskan bahwa KIM memiliki kekuatan menyebarluaskan informasi secara digital. Terlebih, kebiasaan masyarakat dalam mendapatkan informasi saat ini telah bergeser dari konvensional menuju aktifitas memperoleh informasi yang berbasis teknologi interaktif digital.

“Perannya di era digital semacam ini akan sangat strategis. Data-data menunjukkan seperti itu. Dan itu terjadi di Malang. Karena masyarakatnya sudah mendukung, punya tingkat kualitas pemahaman secara digital dengan baik, dan pas dengan kota pendidikan. Mereka (KIM, red) kekuatannya di infomasi digital, Facebook, maupun sosial media yang lain. Ini yang saya kira harus didukung oleh masyarakat. Utamanya, diinformasikan dan disebarluaskan oleh KIM, yang hari ini kita kumpulkan,”papar Edi.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Malang, Muhammad Nurwidianto berharap KIM dapat menginformasikan migrasi siaran analog ke digital ini, sehingga warga memiliki kesiapan apabila ke depan program siaran analog diputus.

“Sesuai dengan sosialisasi informasi yang diberikan oleh pemerintah pusat, Insya Allah kita Kota Malang atau Malang Raya ini cut off-nya atau putus siar analognya itu di bulan November 2022. Kami sangat berharap keluarga besar KIM juga bersama-sama memberikan pemahaman untuk mensosialisasikan ini kepada warganya,” tandasnya.

Kata Nurwidianto, dengan adanya migrasi siaran analog ke digital akan meningkatkan kualitas siaran televisi menjadi lebih baik. “Yang pasti akan semakin banyak program yang bisa dinikmati warga Kota Malang. Yang tentunya harapannya makin menguatkan liteasi digital di Kota Malang,” pungkasnya. (did)

Previous articleBaru Menjabat Kapolres Malang, Ferli Hidayat Ajak Masyarakat Vaksinasi Booster
Next articleSatlantas Polresta Malang Kota Bagi – Bagi Helm Gratis, Ada Apa?