Home Berita Binda Jatim Bergerak Antisipasi Varian Baru Covid BA.4 dan BA.5.

Binda Jatim Bergerak Antisipasi Varian Baru Covid BA.4 dan BA.5.

31
0

ijtimalang.com, MALANG — Ditengah aktifitas masyarakat yang mulai kembali bergeliat normal di masa belum amannya kita dari gempuran Pandemi Covid 19. Dengan sejumlah varian baru BA.4 dan BA.5 yang baru-baru ini muncul tidak menyurutkan kegiatan Binda Jatim dalam pelaksanaan Vaksinasi.

Tidak hanya Vaksin 1 dan 2 namun juga Booster semua kalangan usia. Dengan terus menjalin kerjasama sejumlah pihak. Antara lainnya dengan dinas kesehatan (Dinkes) Kota Malang dan Puskesmas Kendalsari, hari ini. Kamis (23/06). Yang bertempat dihalaman Parkir Puskesmas Kendalsari.

Kendati peminatnya tak sebanyak menjelang mudik Lebaran lalu, terpantau dalam pelaksanaan vaksinasi Booster di Puskesmas Kendalsari Kec. Lowokwaru Kota Malang hari ini masih cukup banyak yang datang.

“Yang terdaftar sekitar 100 lebih, terutama Lansia yang pernah kesini namun gagal vaksin karena tensi tinggi atau sedang lemah kondisi kesehatannya”, Kata Elliya Rifanatul Ulfa, salah satu vaksinator Puskesmas Kendalsari.

“Stok vaksin kami masih ada Astra Zeneca dan Pfizer untuk booster. Kami juga melayani masyarakat bila ada yang mau vaksin dosis 1 atau 2”, ujar Drg. Satindri Setyo Palupi, Kepala Puskesmas Kendalsari. Hingga selesainya vaksinasi ini terpantau sekitar 100 orang lebih telah tervaksinasi  booster.

Nampak masyarakat masih terus proaktif dan peduli, agar mendapatkan suntikan vaksin. Demi kenormalan bersama pada masa pandemi ini. Terbukti dengan meningkatnya terus jumlah kehadiran. Menurut data Puskesmas. biasanya hanya sekitar 30 s.d 40 orang per kegiatan vaksinasi rutin. Dan bisa mencapai 100 orang. Bila adanya program serbuan vaksinasi.

Sementara itu, menurut Kapten Amri Syaifudin, S.Sos selaku Perwakilan dari Binda Jatim dalam program Percepatan Vaksinasi ini menyampaikan himbauan agar masyarakat yang belum menerima vaksin dosis lengkap agar segera mendatangi layanan vaksinasi di faskes yang tersedia. “Termasuk yang belum vaksin atau status Drop Out (DO), bisa dilayani juga disini”, ujarnya.

Saat ditanya animo masyarakat yang menurun untuk vaksinasi booster, Kepala Puskesmas Kendalsari menyampaikan beberapa faktor antara lain adanya kelonggaran penggunaan masker bagi masyarakat yang ada diluar ruangan, anggapan bahwa pandemi sudah berakhir termasuk juga faktor minat masyarakat terhadap jenis vaksin.

“Rata-rata masyarakat pasti tanya apa jenis vaksinnya dan Pfizer adalah vaksin paling favorit”, pungkasnya.

Previous articlePresiden: Pembangunan Dasar IKN Telah Dimulai
Next articleLKPP Tahun 2021 Dapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian