Home Berita Sudah Datangi 8 Kecamatan, Program BMW Munculkan 20.000 SPPT Baru

Sudah Datangi 8 Kecamatan, Program BMW Munculkan 20.000 SPPT Baru

99
0

IJTIMALANG.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang mencatat ada trend positif yang muncul melalui program Bapenda Menyapa Warga (BMW). Salah satunya adalah muncul puluhan ribu surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) baru.

Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara mengatakan, saat ini program BMW sudah dilakukan di 8 kecamatan. Dari 8 kecamatan tersebut, tercatat sudah ada sebanyak 20 ribu pengajuan SPPT baru.

“Ternyata dari 8 kecamatan setelah kita turun sudah ada 20 ribu SPPT baru,” ujar Made.

Made mengatakan, munculnya SPPT baru tersebut merupakan salah satu potensi yang harus terus digali. Sebab juga menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan. Di sisi lain, menurut Made masyarakat sebenarnya juga membutuhkan layanan melalui program BMW.

“Buktinya, ada beberapa warga yang SPPT nya masih tercatat satu, setelah ikut dalam pelayanan ternyata kondisinya sudah pecah. Ini nanti kalau kita teruskan ini, tidak menutup kemungkinan SPPT baru bisa mencapai ratusan ribu, dan itu adalah potensi pajak,” terang Made.

Selain itu, melalui program tersebut, pihaknya juga berupaya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di desa sebagai petugas pajak. Hal itu dibarengi dengan upaya pemutakhiran data yang dilakukan oleh Bapenda Kabupaten Malang.

“Makanya nanti lewat BMW dengan mengajak serta staf yang kami bina, kalaulah database ini agar bisa lebih lancar dalam pembetulan-pembetulan berikutnya,” jelas Made.

Selain itu, dengan hal tersebut pihaknya berharap bahwa masyarakat yang tercatat sebagai wajib pajak (WP) bisa semakin mudah dalam mendapatkan layanan perpajakan. Terutama Pajak bumi dan bangunan (PBB) dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

“Harapannya, ke depan apabila ada masyarakat yang membutuhkan pembetulan, bisa langsung ke staf desa tidak usah ke kecamatan atau ke (kantor) Bapenda. Kemudahan ini yg kami lakukan. Bagaimana agar masyarakat yang membayar ini tidak susah,” terang Made.

Sementara itu hingga saat ini, secara keseluruhan dari target pendapatan sektor pajak sebesar Rp 414.491.130.963. Dan hingga saat ini sudah tercapai sebesar 60,54 persen. Atau sudah sebesar Rp 250.944.897.012.

Selain itu, sektor pajak merupakan salah satu andalam Pemerintah Kabupaten Malang dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari target PAD sebesar Rp 978 Miliar, 40 persen atau sebanyak Rp 414 Miliar lebih bersumber dari sektor pajak. (Redaksi)

Previous articlePresiden Tekankan Pentingnya Desain Pertahanan dan Keamanan Negara di Titik-Titik Terluar NKRI
Next articleKapolres Malang Membuka Forum Silaturahmi Kamtibmas Bersama Tokoh Agama